Penilaian Autentik Pembelajaran Akidah Akhlak
Abstract
Authentic assessment in the teaching of Aqidah and Akhlak plays a crucial role in holistically measuring students' understanding of the values of faith and noble morals. This article aims to explain the concept of authentic assessment based on its definition, assessment standards, principles of approach, and relevant techniques and instruments. The discussion begins by defining authentic assessment standards, which refer to the accuracy, relevance, and meaningfulness of assessment data according to the curriculum. Assessment principles, such as the integration of cognitive, affective, and psychomotor aspects, are also examined in depth to ensure a holistic approach. The scope of authentic assessment includes evaluation of learning processes, outcomes, and the impact they have on student character development. Techniques used include observation, interviews, written tests, projects, portfolios, and self- and peer-assessments. To ensure the validity of the assessment, the instruments used must have validity, reliability, and sensitivity to individual differences. Assessment mechanisms and procedures are discussed systematically, from planning and implementation to reporting assessment results. Planning involves developing learning achievement indicators and selecting appropriate methods. Assessment is carried out through direct observation and objective recording of student performance. Assessment results are then reported in an informative format, reflecting comprehensive learning outcomes, both quantitatively and qualitatively. This article concludes that authentic assessment in Aqidah Akhlak learning aims not only to measure learning outcomes but also to shape character and enhance the internalization of moral values in students' daily lives. Therefore, a deep understanding and application of appropriate procedures are required so that assessment can provide optimal benefits for students' comprehensive development.
References
Abdullah, G., Apriyanto, A., Patahuddin, A., Janah, R., Dia, E. E., Retnoningsih, R., Wiradika, I. N. I., & Setyaningrum, V. (2024). Buku Ajar Evaluasi Pembelajaran. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Ani, Y. (2013). Penilaian autentik dalam kurikulum 2013. Seminar Nasional Implementasi Kurikulum, 742–749.
Ariani, M., Zulhawati, Z., Haryani, H., Zani, B. N., Husnita, L., Firmansyah, M. B., Sa’dianoor, S., Karuru, P., & Hamsiah, A. (2023). Penerapan media pembelajaran era digital. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Dalilah, I. (2019). Strategi Pendampingan Berkelanjutan sebagai Alternatif Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis IT. JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), 4(2), 59.
Ermawati, S., & Hidayat, T. (2017). Penilaian autentik dan relevansinya dengan kualitas hasil pembelajaran (persepsi dosen dan mahasiswa ikip pgri bojonegoro). Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 27(1), 92–103.
Gadink, M., & Sukenti, D. (2024). Pengaruh kecerdasan emosional terhadap penilaian autentik di sekolah menengah atas. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 681–688.
Hasmawati, H., & Muktamar, A. (2023). Asesmen dalam Kurikulum Merdeka Perspektif Pendidikan Agama Islam. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 1(3), 197–211.
Hatim, M. (2018). Kurikulum pendidikan agama Islam di sekolah umum. EL-HIKMAH: Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Islam, 12(2), 140–163.
Martatiyana, D. R., & Madani, F. (2023). Penerapan asesmen autentik dalam praktikum ipa di sekolah dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(4), 1741–1760.
Nafisah, D., Muslim, M., & Masruchah, S. (2024). Internalisasi Karakter Religius Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Islam Bani Hasyim Singosari Malang. Vicratina: Jurnal Ilmiah Keagamaan, 9(8), 34–41.
Sadewa, M. A. (2022). Meninjau Kurikulum prototipe melalui pendekatan integrasi-interkoneksi Prof M Amin Abdullah. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(1), 266–280.
Salamah, U. (2018). Penjaminan mutu penilaian pendidikan. EVALUASI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 274–293.
Sani, R. A. (2022). Penilaian autentik. Bumi Aksara.
Sholeh, M. I. (2023). Transparansi dan akuntabilitas dalam membangun citra positif melalui manajemen pendidikan yang berkualitas. Tadbiruna, 3(1), 43–55.
Suryawati, D. P. (2016). Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Terhadap Pembentukan Karakter Siswa di MTs Negeri Semanu Gunungkidul. Jurnal Pendidikan Madrasah, 1(2), 309–322.
Swari, D. R. (2019). Problematika Penerapan Penilaian Autentik pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTs Negeri 6 Kediri. IAIN Kediri.
Wardani, D. A. W. (2023). Problem based learning: membuka peluang kolaborasi dan pengembangan skill siswa. Jawa Dwipa, 4(1), 1–17.
Wong, F. K. G., & Senjaya, S. (2024). Prinsip-prinsip etika Kristen dan implementasinya bagi transformasi kebijakan dan pelayanan publik di Indonesia. Tumou Tou, 11(2), 68–81.
Copyright (c) 2024 Rizza Fahlevy, Anisah Triyuliasari, Ichwanudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Akses Terbuka
JIE (Jurnal Pendidikan Islam) adalah jurnal akses terbuka yang berarti semua konten tersedia secara gratis tanpa biaya bagi pengguna atau institusi mereka. Pengguna tidak perlu mendaftar untuk mengakses konten jurnal. JIE menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya, tanpa masa embargo. Pengguna diperbolehkan membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, menggunakan kembali, atau menautkan ke artikel teks lengkap tanpa meminta izin terlebih dahulu dari penerbit atau penulis, asalkan mencantumkan kutipan yang tepat dari publikasi asli. Hal ini sesuai dengan definisi akses terbuka dari Budapest Open Access Initiative.
Hak Cipta dan Lisensi
Konten JIE dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Penulis memegang hak cipta dan hak penerbitan tanpa batas atas artikel mereka. Penulis memberikan lisensi kepada Penerbit Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bangil untuk menerbitkan artikel dan mengidentifikasi dirinya sebagai penerbit asli. Penulis juga memberikan hak kepada pihak ketiga mana pun untuk menggunakan atau menggunakan kembali artikel secara bebas, asalkan penulis asli dan detail kutipannya teridentifikasi.