humas@stitmuhbangil.ac.id 0343-744417

Penutupan Magang Mahasiswa PAI STIT Muhammadiyah Bangil di Balai Nikah & Manasik Haji KUA Kecamatan Beji

Bangil, 5 Januari 2026 – Program magang mahasiswa STIT Muhammadiyah Bangil di Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Beji telah resmi ditutup pada hari ini, Senin (5/1/2026). Penutupan ini menandai suksesnya rangkaian pembelajaran praktis tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam bidang administrasi pernikahan dan pembinaan calon jamaah haji.

Acara penutupan dilaksanakan di Aula Balai Nikah & Manasik Haji KUA Kec. Beji. Hadir memberikan sambutan dan menutup kegiatan secara resmi, Wakil Ketua STIT Muhammadiyah Bangil, Drs. H. Yusuf Ande, M.Pd., didampingi Ketua Program Studi PAI, Lilik Masruroh, M.Pd.I. Turut hadir memberikan apresiasi, Kepala Balai Nikah & Manasik Haji KUA Kecamatan Beji, yang dalam sambutannya menyatakan kebanggaannya atas partisipasi aktif para mahasiswa.

Drs. H. Yusuf Ande, M.Pd., dalam pidatonya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Balai Nikah & Manasik Haji KUA Kec. Beji atas kesediaan menerima dan membimbing para mahasiswa. “Kerjasama ini sangat strategis. Mahasiswa kami tidak hanya belajar teori fikih munakahat dan haji di kelas, tetapi di sini mereka menyentuh langsung praktiknya, memahami dinamika masyarakat, serta nilai-nilai pelayanan publik yang Islami. Ini adalah bentuk pengabdian Tri Dharma Perguruan Tinggi yang nyata,” ujarnya.

Lilik Masruroh, M.Pd.I., menambahkan bahwa lokasi magang ini memberikan pengalaman yang unik dan komprehensif. “Di balai ini, mahasiswa menyaksikan dan terlibat dalam dua momen penting kehidupan umat Islam: pernikahan dan persiapan ibadah haji. Mereka belajar tentang pentingnya ketelitian administrasi, kesabaran dalam melayani, serta pendekatan edukatif dalam bimbingan manasik. Pengalaman ini akan memperkaya kompetensi mereka sebagai calon guru PAI yang memahami realitas sosial-keagamaan,” jelas Ketua Prodi PAI tersebut.

Selama kurang lebih satu bulan, ketiga mahasiswa tersebut aktif membantu dalam berbagai tugas, mulai dari pendaftaran dan verifikasi dokumen pernikahan, asistensi dalam bimbingan manasik haji, hingga pengelolaan arsip. Kepala Kantor dalam sambutannya menyebutkan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan energi dan perspektif segar bagi kantornya. “Mereka cepat beradaptasi dan menunjukkan etos kerja yang baik. Kami berharap kerjasama seperti ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Salah satu perwakilan mahasiswa mengungkapkan rasa terima kasih dan kesan mendalam selama magang. “Kami menjadi lebih memahami betapa detail dan sakralnya proses administrasi pernikahan menurut hukum Islam, serta melihat langsung antusiasme calon haji. Ini mengajarkan kami tentang tanggung jawab besar di balik layanan yang tampaknya rutin.”

Penutupan magang ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan yang berkelanjutan antara STIT Muhammadiyah Bangil dengan Balai Nikah & Manasik Haji KUA Kecamatan Beji, tidak hanya untuk magang tetapi juga potensi kegiatan lain seperti kuliah umum, workshop, atau penelitian kolaboratif. Dengan bekal pengalaman lapangan ini, ketiga mahasiswa diharapkan dapat menjadi lulusan yang lebih siap dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Leave a Reply